Iklan Header

wisata budaya candi singosari

wisata budaya candi singosari hai ketemu lagi dengan saya di blog yang sama dengan tema artikel tentang wisata yang ada di kota malang. ok artikel kali saya akan membahas wisata candi singosari yang mana candi ini adalah peninggalan sejarah pada masa kerajaan singosari  yang bercorak agama hindu budha pada masanya. candi ini terletak di desa candirenggo kecamatan singosari kabupaten malang jawa timur Indonesia

wisata budaya candi singosari

pembuatan candi singosari ini menggunakan sistem dengan menumpuk batu andhesit hingga ketinggian tertentu yang selanjutnya diteruskan dengan mengukir dari atas dan ke bawah bagian candi. berdasarkan penyebutnya pada kitap Negarakertagama pupuh 37:7 dan 38:3 serta Prasasti Gajah Mada bertanggal 1351 masehi di halaman komplek candi merupakan tempat "pendharmaan" bagi raja Singosari terakhir sang Kertanegara yang mangkat pada tahun 1292 akibat istana diserang tentara Gelang-gelang yang di pimpin oleh jaya katwang.

Komplek percandian menempati areal 200 m × 400 m dan terdiri dari beberapa candi. Di sisi barat laut komplek terdapat sepasang arca raksasa besar (tinggi hampir 4m, disebut Dwarapala) dan posisi gada menghadap ke bawah, ini menunjukkan meskipun penjaganya raksasa tetapi masih ada rasa kasih sayang terhadap semua mahkluk hidup dan ungkapan selamat datang bagi semuanya. Dan posisi arca ini hanya ada di Singhasari, tidak ada di tempat ataupun kerajaan lainnya. Dan di dekatnya arca Dwarapala terdapat alun-alun. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa candi terletak di komplek pusat kerajaan. Letak candi Singhasari yang dekat dengan kedua arca Dwarapala menjadi menarik ketika dikaitkan dengan ajaran Siwa yang mengatakan bahwa dewa Siwa bersemayam di puncak Kailasa dalam wujud lingga, batas Timur terdapat gerbang dengan Ganesha (atau Ganapati) sebagai penjaganya, gerbang Barat dijaga oleh Kala dan Amungkala, gerbang Selatan dijaga oleh Resi Agastya, gerbang Utara dijaga oleh Batari Gori (atau GaurÄ«). Karena letak candi Singhasari yang sangat dekat dengan kedua arca tersebut yang terdapat pada jalan menuju ke Gunung Arjuna, penggunaan candi ini diperkirakan tidak terlepas dari keberadaan gunung Arjuna dan para pertapa yang bersemayam di puncak gunung ini pada waktu itu.

wisata budaya candi singosari

bagian candi singosari dapat di bagi menjadi empat bagian yaitu bagian atas, tubuh, kaki, dan bagian teras candi. tinggi tubuh candi setinggi 1,5 m di atas bagian kaki candi yang tanpa relief. Tangga candi tidak di apit oleh pipi tangga seperti pada candi-candi lain umumnya. pada bagian pintu masuk candi telihat sederhana tanpa di hiasi relief atau pahatan dan di atas pintu masuk candi terdapat pahatan kepala yang sederhana. saat kita memasuki candi terdapat tempat arca atau relungyang juga dalam bentuk sederhana tanpa hiasan pahatan setelah kita sedikit masuk pada bagian dalam tengah candi kita akan menemui yoni namun sayangnya yoni ini sudah rusak pada bagian atasnya.

Bagian candi singosari ini memang sudah banyak yang rusak namun candi ini masih tetap memiliki karisma sejarah yang tidak terlupakan dan candi ini juga sebagai media edukasi sejarah budaya

buat temen-temen yang sedang mencari cari refrensi tempat wisata semoga artikel ini dapat membantu dan bila temen-temen akan berkunjung ke tempat wisata budaya candi singosari ini jangan lupa untuk menjaga peninggalan bersejarah ini. Ok akhir kata terimakasih dan semoga bermanfaat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel